::: julianawa.multiply.com :::

ReviewReviewButterfly Dec 9, '07 9:41 PM
for everyone
Category:Movies
Genre: Drama
Sebuah film karya sutradara Nayato Fio Nuala


Sinopsis, diambil dari www.21cineplex.com,
"Film ini berkisah tentang tiga orang sahabat: Vano (Andhika Pratama), Tia (Poppy Sovia), dan Desi (Debby Kristi) dalam pencarian jati diri dan makna kehidupan

Hubungan Tia dan Desi sangat dekat hingga sikat Tia sanga protektif dan membuat Desi tergantung padanya. Permasalahan mulai timbul saat Vano jatuh hati pada Desi. Sedangkan, Desi tahu Tia sangat menyukai Vano. Akhirnya Desi dan Tia sepakat hanya menjadikan Vano sebagai sahabat

Desi merencanakan sebuah perjalanan panjang bersama Tia dan Vano di ulang tahunnya yang ke 20. Ditengah-tengah perjalanan, tiba-tiba Desi sakit. Tia dan Vano memutuskan untuk kembali ke Jakarta, tapi Desi menolak dan tetap ingin melanjutkan perjalanan. Disini mereka belajar banyak tentang cinta, persahabatan dan tentang kehilangan… keduanya"


Kemarin, aku dan sodaraku nonton di Citra 21, jam 14.25. Awal2, kami sempat agak malas. Tapi 20.000 rupiah sudah masuk ke kas mereka. Nonton lah kami di barisan B no 14 dan 15. Karena yang barisan A udah penuh.

Sedikit cerita film itu, (versi aku) :
Menceritakan, pertemuan 3 orang yang beda karakter, Vano (cowok playboy), Tia (cewek Tomboy) dan Desi (cewek yang mengidap sakit parah, keluarga yang berantakan, dan diakhir film diketahui bahwa dia seorang lesbian).
Persahabatan yang unik itu, berjalan begtu saja. Sampai suatu waktu, Desi ulang tahun dan merencanakan perjalanan panjang, dengan tujuan Dream Island in Java Island (sepertinya settingnya di kawah putih). Perjalanan panjang, membawa tiga sahabat itu melalui banyak hal, menangkap kupu2 dan dimasukkan dalam toples (agak jahat ya..), nongkrong di danau, nginep di hotel yang mirip film2 horor, dan banyak hal2 lainnya.
Konflik muncul ketika, Tia menyadari bahwa dia menyukai Vano, dan di dalam film itu, mereka sering berduaan bahkan sempat berciuman. Dan masalah kembali muncul, ketika Desi mendapati telepon dari adiknya, bahwa ayahnya berani membawa gundik nya ke rumah, dan mengusir ibu nya keluar kamar, untuk dapat "berduaan" bersama gundiknya itu. Desi marah, dia ingin pulang. Dia juga ingin tetap hidup, walopun sangat sulit, karena penyakitnya parah (di film tidak dijelaskan dia sakit apa), dia ingin membela ibunya, dari sikap ayahnya yang keterlaluan.

Yaaa pokoknya bla bla bla gtu..

Klimaksnya, ketiga sahabat itu bertengkar antara pendrian masing2, untuk melanjutkan perjalanan, ato kembali ke jakarta. Karena pertengkaran itu, Desi pergi. Berlari. Dan akhirnya pingsan. Penyakitnya semakin parah, mereka kembali ke hotel, karena Desi ngga mau dibawa ke klinik. Dari sini semua cerita dan rahasia terungkap. Ternyata, Desi mencintai Tia (mereka sesama perempuan), dan Desi cemburu karena Tia dekat dengan Vano, bahkan Desi sempat memergoki Tia dan Vano berciuman, dia marah, dia membuang semua obat yg dibawanya. Vano, dalam sinopsis diceritakan menyukai Desi, hal ini sama sekali ngga terlihat di film. Vano dengan tepat memposisikan dirinya sebagai sahabat dua perempuan itu.
Terakhir, Desi semakin parah, dan banyak sekali muntah darah. Mereka ngebut ke dream island (kawah putih). Dan masih mebawa Desi yang berlumuran darah, begitu juga dua sahabatnya, yang terkotori muntahan darah dr Desi (agak menjijikkan memang..). Di dream island itu lah, Desi minta untuk dicium Tia, dengan Vano duduk diantara mereka.
Ini adalah adegan paling menjijikkan, bukan, bukan lantaran dua perempuan itu berciuman (meskipun ini jg sebenarnya menjjikkan). Tapi lebih karena mereka sambil nangis bombay, lengkap dengan ingus dimana2, dan berciuman (huwekks.. ingus nya itu loh...). dan itu juga yg bikin orang seruangan bergemuruh, menjerit, dan mengumpat. Rame.

Yaa pokoknya gtu lah, cerita versi aku.
Filmnya sih biasa, pengambilan gambarnya juga biasa, cerita nya biasa. Ngga ada yg membekas. Tapi overall, lumayan. :)


6 Comments
bambz98 wrote on Dec 9, '07
Reviewnya membuat gue jadi ragu untuk nonton nih
julianawa wrote on Dec 10, '07
wehehehe...
beneran.. mendingan jangan nonton deh, percuma buang2 duit gtu. Alur film nya juga bolak balik, jd agak bikin bingung.
biarlah aku aja yg jd korban, krn udah nonton.. hiks hiks..

Tapi buat yg laen yg pengen nonton, gpp kok. Kan selera orang beda2. Aku sih bisa menghormati kebebasan berpendapat.
yang pengen nonton, selamat menonton.
bambz98 wrote on Dec 10, '07
Tar dulu dah kalo pengen juga gue tonton:D
Karena menurut gue tiap film punya pesan..
Gue sih pengen tau pesan apa yang ada di film ini..:D tengkyu dah ngereview yah juli
julianawa wrote on Dec 10, '07
Sama2..
Pesan yg aku ambil dsni, ya sama sih kayak film2 yang laennya. Menghadapi kehilangan, cara bersahabat, cara berbagi, cara mengerti satu sama lain, dan memandang cinta yang ngga hanya punya seseorang dengan lawan jenis, krn cinta sejenis itu juga ada.
bambz98 wrote on Dec 10, '07
oh gitu toh... iya deh ntar kalo sempet gue nonton juga..
julianawa wrote on Dec 10, '07
yups.. :)
Add a Comment
How would you rate this movie? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help